skip to main |
skip to sidebar
Al-atha’ ad-da’awy diklasifikasikan sebagai berikut:
SO..... MARI BERDAKWAH !!
Blog Berbagi para Kader Dakwah | Unit Kegiatan Mahasiswa Islam komisariat Fakultas Ilmu Sosial UKMI ARRAHMAN UNIMED
Jumat, 10 Desember 2010
Kontribusi Pada Dakwah
‘Fain faqadu syaian lam yu’thi.‘
Siapa yang tidak punya, maka ia tidak akan dapat memberikan sesuatu.
Maka mungkinkah seseorang akan memberikan kontribusinya sementara dirinya tidak memiliki apa-apa.
Mereka yang tidak bisa memberikan pengorbananan apa-apa sepantasnya merasa malu.
Karena telah banyak kebaikan Allah swt. pada kita.
Oleh sebab itu seorang aktivis dakwah perlu mengetahui apa yang ia punyai.
Aktivis dakwah, tidak boleh bakhil.
Kontribusi apapun, yang telah ia tunaikan akan sangat bermanfaat bagi dakwah ini.
Kemanfaatan pengorbanan itu hanya ada pada saat kehidupan di dunia ini baik bagi orang lain terlebih lagi bagi dirinya sendiri.
Setelah mati, tidak ada sesuatu pun yang bisa diberikan oleh manusia untuk menambah timbangan kebaikannya di alam barzah kelak.
Karenanya, karakter aktivis dakwah yang sesungguhnya adalah berwatak merasa ringan untuk berkorban terhadap dakwah.
Tidak ada sesuatupun yang merintanginya untuk berkorban.
Ia cepat merespon tuntutan dakwah ini.
“Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong-penolong (agama) Allah sebagaimana Isa putra Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: “Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?” Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: “Kamilah penolong-penolong agama Allah”, lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan (yang lain) kafir; maka kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang”. (Ash-Shaff: 14)
1. Al-Atha’ Al Fikry (Kontribusi Pemikiran)
2. Al-Atha’ Fanny (Kontribusi Keterampilan)
3. Al-Atha’ Al-Maaly (Kontribusi Materi)
4. Al-Atha’ An-Nafsy (Kontribusi Jiwa)
5. Al-Atha’ Al-Mulky (Kontribusi Kewenangan)
Kiat untuk dapat memberikan kontribusi dakwah
Untuk dapat mendorong dirinya memberikan kontribusinya dalam dakwah, aktivis dakwah perlu mengupayakan kiat-kiat jitu dalam berkorban.
Pertama, biasakan diri untuk memberikan kontribusi setiap hari meskipun dalam jumlah yang kecil. Kalau perlu dengan ukuran yang jelas, misalnya satu hari memberikan kontribusinya untuk dakwah Rp 1.000 atau dua jam dari waktunya atau satu gagasannya. Untuk dapat membiasakannya bila perlu memberikan sanksi jika meninggalkan kebiasaan tersebut.
Kedua, meningkatkan kemampuan visualisasi terhadap balasan dan ganjaran dunia dan akhirat.
Allah swt. akan memberikan kedudukan yang kokoh di dunia atas segala kontribusi yang diberikan (An-Nuur: 55).
Allah swt. juga memandang mulia orang yang berkorban, bahkan derajatnya ditinggikan dari orang yang lainnya (An-Nisaa’: 95).
Ketiga, selalu bercermin pada orang lain dalam berkorban. Tidak jarang para sahabat berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan lantaran bercermin dari sahabat lainnya.
Keempat, selalu meyakini bahwa setiap pengorbanan yang diberikan akan memberikan manfaat yang sangat besar baik bagi dirinya ataupun yang lain.
Keyakinan yang demikian akan mendorong untuk selalu berbuat
Kelima, senantiasa berdoa pada Allah swt. agar dimudahkan untuk selalu berkorban.
Senantiasa berada di barisan terdepan untuk memberikan kontribusi bagi kemenangan dakwah.
Jika Hidup Tidak untuk Dakwah Terus ente mau ngapain?
Ente pergi pagi. Dengan semangat mencari duniawi.
Jika angkot macet, langsung berganti sewa taksi agar harta buruan tidak beralih dari sisi.
Ente pulang malam. Dengan jasad yang kelelahan.
Nyampe di rumah mendekam sampai pagi datang.
Lupakah engkau Rasulullah saw bagaikan rahib di malam hari. Dan menjadi singa di siang hari.
Sementara engkau tak peduli siang tak peduli malam, yang penting dunia dalam genggaman.
Sahabat,
Cobalah engkau renungkan..
Apa sih yang ingin kau gapai sampai harus membanting tulang ??
Apa sih yang ingin kau bangun hingga pagi datang ??
Apa sih yang ingin kau raih hingga tubuh begitu letih ??
Jujur saja, untuk urusan perutmu bukan?? untuk urusan rumah tempat kau tinggal bukan??
Dinikmati, rusak, ganti lagi tak berkesudahan.
Jujur saja, untuk urusan kesenangan anak-anak yang kau rindukan bukan..? Buat pakaian, mainan, ataupun poster-poster idaman..?
Dinikmati, menghilang dari pandangan.
Jika engkau hidup hanya untuk itu semuanya maka harga diri ente nilainya sama dengan apa yang ente makan.
Nilainya sama dengan apa yang ente rindukan.
Karena jasad ente tak ubahnya tembolok karung tempat penyimpanan semua makan yang kamu makan.
Karena jasad ente tak ubahnya perekat, tempat semua kesenangan dunia melekat.
Tapi sahabat,,
jika qta hidup untuk dakwah…
tidak ada setitik harapan pun yang kelak dirugikan.
Tiada seberkas amal pun yang tiada mendapat balasan.
Tapi di dalamnya penuh ujian dan batu karang.
Dimana harus yakin penuh akan janji Allah.
Tapi di dalamnya tidak lekas didapatkan keindahan.
Dan harus yakin bahwa inilah jalan kebaikan
Sahabat,,
Jangan sia-siakan hidup di dunia.
Jangan sia-siakan hidup di dunia.
Bangun rumah dakwah.
Jika diluaskan harta, kembalikan di jalan dakwah.
Jika diluaskan waktu, hibahkan di jalan dakwah.
Jika diluaskan tenaga, berikan untuk lapangnya jalan dakwah.
Jika diluaskan pikiran, gunakan untuk merenungi ayat-ayat-Nya.
Jika diluaskan usia, maksimalkan berikan yang terbaik untuk-Nya.
Jika diluaskan usia, maksimalkan berikan yang terbaik untuk-Nya.
Jangan jadikan dakwah sebagai kegiatan sampingan, apalagi sebagai hiburan. Jangan jadikan dakwah sebagai ajang gaul sesama teman,
sebagai pengisi waktu luang, ataupun sarana memburu uang.
Karena kelak yang didapatkan adalah jahanam.
Sebagai balasan atas kemusyrikan yang kau jalankan.
Jadikan dakwah sebagai ruh di dunia.
Jadikan dakwah sebagai rumah tinggal di dunia.
Jadikan dakwah sebagai tugas utama di dunia.
Jadikan bahwa hanya dengan dakwah diri begitu bahagia.
Sahabat,,
Jalan dakwah inilah yang membedakan kita dengan para pendusta ayat-ayat-Nya.
Jalan dakwah inilah yang membedakan kita dengan para pendusta ayat-ayat-Nya.
Dan jika engkau hidup di dunia ini tidak untuk tegakkan risalah-Nya, itu artinya engkau pun sama dengan mereka.
Yang lebih menyukai neraka ketimbang surga.
Dan jika engkau hidup di dunia ini sebagai tujuan.
Ingatlah bahwa tak lama lagi ruhmu bakal dicabut dari badan.
Jika hidup tidak untuk dakwah..Trus ente mau ngapain?
By: AnNida (Penyeru Dakwah)
#Share,Jum'at/Muharram 1432 H
Selasa, 07 Desember 2010
![]() |
Hari ini adalah hari kita berjuang
untuk mengganti pemimpin zhalim dengan pemimpin adil,..
Turut serta untuk mengurangi kebiasaan batil,...
Ikut serta dalam semua pertarungan menegakkan wibawa Islam,...
Haruskah kita diam dengan alasan “aku bosan dengan semua alasan politik itu” aku ingin ruh ku bercahaya,...
Duhai,.... jika jhad yang paling besar adalah mengalahkan hawa nafsu,..
Maka nafsu apa lagi yang belum dikalahkan oleh mujahid yang mereka keluar dari rumah mereka untuk menegakkan agama Allah,...
melumpuhkan kesombongan musuh Allah,...
menghentikan kepemimpinan kafir dan munafiqin?,...
Hari ini adalah saat kita harus mencatatkan diri kita dalam sejarah hidup kita,...
Mau jadi Mujahid,..... atau pecundang yang mengira memelihara kesholihannya di sudut mihrab semunya,...
“Kita adalah ruh baru dalam tubuh umat yang tak berdaya ini”
Bangunlah wahai saudaraku,...!!!
Bangunlah wahai saudaraku,...!!!
Keep Hamasah, wahai Pejuang Alah.
By:
UKMI ARRAHMAN Fakultas Ilmu Sosial
Senin, 06 Desember 2010
Renungan Tahun Baru Islam - 1 Muharram 1432 H
Sebentar lagi kita memasuki Tahun Baru Islam 1 Muharam 1432 H, Selasa 7 Desember 2010.
Mari sikapi momentum tersebut dengan muhasabah (introspeksi diri),
misalnya apakah ibadah atau amal saleh kita selama ini sudah memenuhi syarat untuk diterima oleh Allah SWT?
Yaitu, dilandasi keimanan, ilmu, ikhlas, dan sesuai dengan sunah Rasul?
Bekal amal saleh apa yang sudah kita miliki untuk kehidupan di akhirat kelak?
Benar, muhasabah harus kita lakukan sepanjang waktu, hari demi hari, bahkan detik demi detik.
Tapi setidaknya, pergantian tahun baru Islam menjadi “momentum tahunan” muhasabah.
“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kamu sekalian kepada Allah, dan hendaklah setiap diri, mengevaluasi kembali apa yang telah dilakukan untuk hari esok (akhirat)…” (QS. Al-Hasyr: 18).
Menurut tafsir Syekh Syihabuddin Mahmud bin Abdullah al-Husaini al-Alusi dalam kitabnya Ruhul Ma’ani:
“Setiap perbuatan manusia yang telah dilakukan pada masa lalu, mencerminkan perbuatan dia untuk persiapan diakhirat kelak.
Karena hidup di dunia bagaikan satu hari dan keesokan harinya merupakan hari akherat, merugilah manusia yang tidak mengetahui tujuan utamanya”.
Umar bin Khottob mengatakan: Hasibu anfusakum qobla antuhasabu.
“Evaluasilah (hisablah) dirimu sendiri sebelum kalian dihisab (di hadapan Allah kelak)”.
Memasuki Tahun Baru Islam 1 Muharram 1432 Hijriyah, kita juga harus memaknai peristiwa hijrah Rasulullah Saw dan para sahabat dari Makkah ke Madinah yang menjadi awal perhitungan kalender Islam (makanya disebut Kalender Hijriyah, dari kata hijrah).
Di Madinah, Rasul membangun tiga fondasi masyarakat Islami menuju daulah Islamiyah: masjid, ukhuwah Islamiyah, dan perjanjian damai dengan semua warga Madinah (Piagam Madinah).
Maka, mari makmurkan masjid, semarakkan aktivitas ibadah dan dakwah di dalamnya, eratkan ukhuwah sesama Muslim, dan kembangkan toleransi beragama tanpa merusak akidah.
Sabda Nabi Saw, Muhajir (orang yang berhijrah) dalam makna luas, adalah dia yang meninggalkan larangan Allah SWT. Al-Muhajiru man hajara ma nahallahu ‘anhu.
Pada 1 Januari 2011 kita juga memasuki tahu baru Masehi. Tapi itu “bukan urusan kita” karena kalender Masehi “milik” umat Kristen.
Perayaan Tahun Baru Masehi merupakan bagian dari rangkaian hari Natal atau satu paket dengan hari Natal. Makanya, umat Kristen menyatukan selamat Natal dengan Tahun Baru: Merry Christmas and Happy News Year.
Karena perayaan Tahun Baru Masehi merupakan ritual umat Kristen, kaum Muslim wajib menghormatinya saja, tanpa harus ikut serta atau turut merayakan Tahun Baru Masehi.
Wallahu a’lam.*
By;
Zee
.♥ Kenapa Harus Mentoring ?? ♥.
.♥ Kenapa Harus Mentoring ?? ♥.
Karena mentoring sebenarnya adalah proses untuk “akselerasi kedewasaan”. Kedewasaan ini, sangatlah luas, bisa jadi, kedewasaan dalam memahami Islam, kedewasaan dalam berilmu sesuai pilihan kompetensinya, kedewasaan dalam menyikapi masalah, kedewasaan dalam memilih keputusan, bahkan kedewasaan dalam bergaul- mengenal karakter manusia.
Kedewasaan, Kenapa ? Kenapa Bisa ? Dan Apakah Harus Dengan Mentoring ?
Ya. Mentoring adalah sebuah grup diskusi terfokus, yang didalamnya terdapat interaksi- relasi antar insan, ada aspek manusiawi, serta hubungan interpersonal. Bisa jadi seseorang menjadi dewasa, tanpa mentoring, karena aspek pembentuk kedewasaan memang banyak, bisa jadi dia anak sulung, sebatang kara, dididik orang tua, atau memang sudah dilepas sedari kecil. Mentoring adalah proses “percepatan kedewasaan”, karena dengan mentoring, maka kita akan memperbesar “kapasitas berkomunitas” kita, memahami bahwa ternyata, karakter manusia itu beragam, menangani konflik komunikasi, hingga mampu bekerjasama walaupun terdapat perbedaan prinsip di satu sisi.
Lalu, Kenapa Harus Mentoring Yang Isinya Materi Melulu ?
Materi ? Ya, terkadang, mentor memang tidak mampu menerjemahkan “materi” mati menjadi “hidup”. Mentor harus paham, bahwa “mempelajari” dan “membaca” sebuah materi adalah satu masalah, sedangkan “membumikan” dan “mengkomunikasikan” materi kepada adik mentor, adalah masalah lain yang berbeda, jangan disamakan.
Mentoring mengandung 3 aspek, yaitu kognitif ( materi keilmuan, knowledge. Bisa jadi rasmul bayan yang kita dapat dulu saat pertama kali liqo), afektif ( sikap, bersikap saat menyampaikan, raut muka, bahasa tubuh, mimik wajah, ) , dan psikomotorik ( bisa jadi saat rihlah, olahraga, intonasi).
Psikologi dan suasana mentoring akan sangat mempengaruhi adik mentor.
Mentoring, Apa Hubungannya Dengan Kesuksesan Saya ?
Apakah Mentoring Harus Bermateri Agama Islam ?
Tahukah kamu, bahwa orang- orang yang mampu mengubah zaman, pada masa mudanya, adalah orang- orang yang membentuk kelompok diskusi tersegmen ? Tahukah kamu, bahwa mentoring dapat mempercepat pemahaman kita akan sebuah disiplin ilmu ? Dan,bukan hanya Islam. Tidak percaya ? Ini beberapa contohnya :
HOS Cokroaminoto punya 3 binaan, yaitu Sukarno ( Presiden1 RI), Semaun ( Pemimpin PKI Madiun), dan Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo ( Pemimpin DI TII/ NII). Nah, semua jadi “tokoh” kan ? Walaupun akhirnya jadi berseberangan, itu, mungkin karena mereka pada ngebandel,mentoringnya gak selesai kali ya ?…
Badiuzzaman Said Nursi, pemimpin Harokah Islamiyah dari Turki, penentang sekulerisme Kemal Pasha, dengan jamaah dan risalahnya, Risalah Nuriyah, punya kader yang masih dalam mentoringnya langsung, yaitu Dr. Necmetting Erbakan, dengan Partai Refah-nya, mantan PM Turki yang akhirnya terjungkal oleh militer, digantikan oleh Tanshu Ciller, dan hingga akhir hayatnya, dilarang terjun ke politik. Namun, Erbakan ini punya 11 binaan yang dipersiapkan untuk terjun ke politik praktis, dan 2 diantaranya adalah Abdullah Gul ( Presiden Turki sekarang) dan Recep Thayyip Erdogan ( PM Turki sekarang), yang mendapatkan amanah kepemimpinan dengan partai baru, Partai Keadilan dan Persatuan.
Arifin Panigoro, Aburizal Bakrie, Abdul Latief, dan Fadel Muhammad, adalah kader Golkar, yang sengaja dibentuk semenjak masih di bangku kuliah ITB untuk mengendalikan sektor riil Indonesia, dengan suatu saat nanti mengendalikan asosiasi dagangnya, yaitu KADIN. Mereka terkenal dengan sebutan “Grup Gelapnyawang”, murobinya, pasti semua kenal, Ginanjar Kartasasmita, Ketua DPD RI sekarang.
Tahu teman satu mentoring-nya Einstein ? Ya, Schrodinger! Dan tahu nama komunitas diskusinya ? Ya, The Royal Society, yang sudah ada semenjak Sir Isaac Newton hingga Stephen Hawking sekarang.
Tahu Dawam Rahardjo ? Semenjak mudanya, dia punya halaqoh sendiri, dengan teman- temannya yaitu Ahmad Wahib ( Alm) dan Mukti Ali. Ketiganya, gencar hingga sekarang mengkampanyekan “pembaharuan Islam”
Jadi Kenapa Mentoring ?
Karena dengan mentoring, maka kamu akan mengalami Akselerasi/ Percepatan Kedewasaan.
Kedewasaan Ilmu
Jika ingin mendapatkan akselerasi kedewasaan dalam memahami dan menerapkan ilmu kamu di kampus, kamu harus ngementor dengan dosennya, di luar jam kuliah. Bikin kelompok kecil dengan 1 dosen sebagai mentor di rumahnya,jangan nunggu TA, kelamaan, keburu lulus !
Kenapa ? Karena ruangan kuliah terlalu sempit untuk mengetahui aspek teknis- taktis dari keilmuan kita. Jika memang benar- benar mau memiliki kemampuan berpikir strategis ala anak S1 dan bergerak taktis- teknis ala anak D3, maka, ajak seorang dosen untuk mentoring, curi semua ilmunya dan kamu akan mengalami akselerasi ilmu yang jauh berlipat, kamu bisa punya kemampuan setara doctor atau peneliti sebelum berusia 25 tahun! Luar biasa bukan mentoring itu ?
Kedewasaan Bisnis
Maksudnya ? Ya, biasanya, orang punya ide luar biasa untuk terjun ke sektor riil, namun bingung mulai dari mana, tidak ada modal, tidak ada jaringan, dll. Nah, dengan mentoring bisnis ini, kamu bisa mendapatkan ilmu luar biasa, bahwa ternyata, bisnis besar bisa dimulai dengan tanpa modal! Bahwa jaringan itu bukan hal yang sulit! Dan, kamu bisa mendirikan perusahaan berbasis kompetensi kuliah kamu, seperti halnya Steve Jobs, atau Michael Dell, sebelum berusia 25 tahun ! Nah, luar biasa bukan efek dari mentoring itu ?
Kedewasaan Psikologis
Maksudnya, apa lagi ? Hm, menjadi jenius bukan berarti terus jadi asosial loh. Jarang bergaul dan susah berinteraksi, seperti Steve Nash di Film A Beautifil Mind, sampai kena Skizofrenia segala ! Sudahlah, cobalah untuk bisa paham bahwa karakter manusia itu beragam, ada yang sensitive, agresif, ekspansif, bahkan arogan segala! Tahu kan, biasanya orang asosial punya kecenderungan bunuh diri tinggi, bahkan suka gagal dalam membangun karir dan relasi. So, mau cepet dewasa dalam menyikapi permasalahan hidup ? Yuk, mentoring.
Kedewasaan BerIslam
Ah, kamu pasti tidak mau disebut fanatik kan ? Fanatisme berlebihan terjadi karena dogmatis yang tanpa ada diskusi dan interpretasi. Islam tidak seperti itu, kita diberikan kesempatan untuk bertanya seluas dan sedalam mungkin, kita bahkan ditantang untuk membuktikan kebenaran Islam dalam Al Quran, dan percayakah kamu, Malaikat saja bertanya ! Mempertanyakan kepemimpinan manusia di bumi ? Dan, mereka tidak disebut Allah dengan kurang ajar loh. So, ,mau menjadikan Islam sebagai sebuah gaya hidup ? Setelah kamu jadi peneliti, pengusaha, hingga dosen, kamu akan kehilangan ruh dan karakter kuat manakala tidak punya prinsip yang kuat, dan saya yakin, Islam adalah prinsip hidup yang paling nyaman dan menyenangkan buat manusia.
Mau mentoring Bro ? Yuuuk…
Do'a Akhir dan Awal Tahun Islam "Happy New Year Islamic 1432 H"
Doa Akhir Tahun
Bacalah doa ini tiga kali saat menjelang akhir tahun baru Islam, bisa dilakukan sesudah ashar atau sebelum maghrib pada tanggal 29 atau 30 Dzulhijah.
Dengan doa ini kita memohon ketika kita akan mengakhiri perjalanan tahun yang akan ditinggalkan ini akan mendapatkan ampunan dari Allah Swt.
Atas perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh-Nya, dan apabila dalam tahun yang akan ditinggalkannya itu ada perbuatan-perbuatan yang diridhai oleh Allah Swt yang kita kerjakan, maka mohonlah agar amal shaleh tersebut diterima oleh Allah Swt.
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Wa shallallaahu 'ala sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihii wa sallam.
Allaahumma maa 'amiltu fi haadzihis-sanati mimmaa nahaitani 'anhu falam atub minhu wa lam tardhahu wa lam tansahu wa halamta 'alayya ba'da qudratika 'alaa uquubati wa da'autani ilattaubati minhu ba'da jur'ati alaa ma'siyatika fa inni astaghfiruka fagfirlii wa maa 'amiltu fiihaa mimma tardhaahu wa wa'adtani 'alaihits-tsawaaba fas'alukallahumma yaa kariimu yaa dzal-jalaali wal ikram an tataqabbalahuu minni wa laa taqtha' rajaai minka yaa karim, wa sallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin Nabiyyil ummiyyi wa 'alaa 'aalihii wa sahbihii wa sallam.
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta para keluarga dan sahabatnya.
Ya Allah, segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang kami belum bertaubat,
padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya,
dan Engkau telah mengajak saya untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat.
Karena itu ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu.
Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu,
wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah.
Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi dan ke atas keluarga dan sahabatnya.
Doa Awal Tahun
Bacalah doa ini tiga kali saat kita memasuki tanggal 1 Muharam. Bisa dilakukan selepas maghrib atau pun sesudahnya. Dengan doa ini kita sebagai Mu'min memohon kepada Allah Swt. agar dalam memasuki tahun baru ini kita dapat meningkatkan amal kebajikan dan ketaqwaan.
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa 'aalihi wa shahbihii wa sallam.
Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu, wa 'alaa fadhlikal-'azhimi wujuudikal-mu'awwali, wa haadza 'aamun jadidun qad aqbala ilaina nas'alukal 'ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaa'ihi wa junuudihi wal'auna 'alaa haadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu'i wal-isytighaala bimaa yuqarribuni
ilaika zulfa yaa dzal-jalaali wal-ikram yaa arhamar-raahimin, wa sallallaahu 'alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa 'alaa 'aalihi wa shahbihii wa sallam
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya.
![]() |
Ya Allah Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung.
Dan ini tahun baru benar-benar telah datang.
Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya.
Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan,
agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, Nabi yang ummi dan ke atas para keluarga dan sahabatnya.
**Happy New Year Islamic 1432 H**
By: Dept.Keputrian UKMI ArRahman FIS
Senin, 29 November 2010
Ujian ?? Siapa Takut . . . .
Ni bulan2 ujian kata rini kepada rina......!!!
emgnya knp ujian kata rini.......
kmdn rini menyahut kembali "aq sangat ill feel dengan ujian krn belajar pun aq, teman2 aq yg mencontek dan akhirnya mendapat IP yang lebih baik dari aq... jadi ngapain susah-2 belajar baik,t oh nanti IP yang nyontek lebih baik dan yang memberi contek lebih rendah. jd intinya gk usah belajar......???" ha....haa......haaaa (rini tertawa)
emgnya knp ujian kata rini.......
kmdn rini menyahut kembali "aq sangat ill feel dengan ujian krn belajar pun aq, teman2 aq yg mencontek dan akhirnya mendapat IP yang lebih baik dari aq... jadi ngapain susah-2 belajar baik,t oh nanti IP yang nyontek lebih baik dan yang memberi contek lebih rendah. jd intinya gk usah belajar......???" ha....haa......haaaa (rini tertawa)
ia juga ya (rina menyahut dgn penuh rasa keheranan)
Tapi setelah pulang dari kampus rina berfikir dengan pa yang dikatakan temannya td tentang ujian......
kemudian rina konsultasi kepada ka2k kosnya tentang ujian
dan pendapat yang dikatakan rini kepada dia......!!!
kemudian rina konsultasi kepada ka2k kosnya tentang ujian
dan pendapat yang dikatakan rini kepada dia......!!!
kemudian kk itu mengatakan:
"dek rina kalo semua orang berfikir seperti rini yang memanfaatkan contekan dan IP yang baik tp dengan contekan tidak ada gunanya....
Allah itu menyanyangi umatnya ketika dia mo berusaha kmdn tawakkal.....
dan ilmu yang didapat rina lebih mulia dan bermanfaat dari pa yg dipikirkan rini.."
kmdn pandangan rina tentang ujian pun semakin semangat dengan adanya motivasi dari kk kos
dan nasehat dr orang tuanya yang mengatakan
"kalo kuliah bagus-bagus jgn sampe ditengah jalan putus....."
"dek rina kalo semua orang berfikir seperti rini yang memanfaatkan contekan dan IP yang baik tp dengan contekan tidak ada gunanya....
Allah itu menyanyangi umatnya ketika dia mo berusaha kmdn tawakkal.....
dan ilmu yang didapat rina lebih mulia dan bermanfaat dari pa yg dipikirkan rini.."
kmdn pandangan rina tentang ujian pun semakin semangat dengan adanya motivasi dari kk kos
dan nasehat dr orang tuanya yang mengatakan
"kalo kuliah bagus-bagus jgn sampe ditengah jalan putus....."
belajar pun semangat.....tiada kata menyerah dalam dirinya.....
ujian pun tiba,,,,, soal diberikan kpd Mahasiswanya...!!!
semua Mahasiswa diam menghadapi ujian...
ada yng muka kusut, ada yang senang dan lain-lain.
semua Mahasiswa diam menghadapi ujian...
ada yng muka kusut, ada yang senang dan lain-lain.
Tapi rina mempunyai perasaan senang dan bahagia tergelumuti dihati rina
krn dia percaya kekuatan yang maha kuasa dan motivasi yang memberikan semangat........
dan dibarengi dgn usaha akhirnya semua soal itu terjawab dgn tuntas hbs dilahapnya
seperti mkn lalap...semua terkejut dgn rina................
dgn kecepatannya mengerjakan soal dan dgn pujian dosen terhadapnya.
krn dia percaya kekuatan yang maha kuasa dan motivasi yang memberikan semangat........
![]() |
seperti mkn lalap...semua terkejut dgn rina................
dgn kecepatannya mengerjakan soal dan dgn pujian dosen terhadapnya.
kmdn rina berkata dalam hati : ''Ujian ?? Siapa Takut"
Be continued....heheeeeee
dakwah ilmih
![]() |
Sebagai kader dakwah . . .
marilah kita menjaga ukhuwah
agar tidak timbul prasangka buruk terhadap saudara/i kita.
Bangunlah komunikasi seefektif mungkin
agar tali persaudaraan diantara kita akan selalu terlihat.
Buatlah seindah mungkin dakwah ini agar banyak diminati orang.
Peran kita sebagai kader dakwah
adalah untuk meneruskan perjuangan Rasulullah SWT
dalam memperjuangkan Islam
serta membuat Islam semakin berjaya di atas bumi Allah.
JIKA KITA MENOLONG AGAMA ALLAH, MAKA ALLAH JUGA AKAN MENOLONG DAN MENEGUHKAN KEDUDUKAN KITA
Langganan:
Postingan (Atom)
<
Mari berkicau!
Labels
- Goresan Pena UKMI (28)
- Zona Dakwah (12)
- About US (Ukmi fiS) (3)
- penerbitan (3)
- The Movie (2)
Followers
Label
- About US (Ukmi fiS) (3)
- Goresan Pena UKMI (28)
- penerbitan (3)
- The Movie (2)
- Zona Dakwah (12)
Search
Xpresi Qta..!
Labels
- About US (Ukmi fiS) (3)
- Goresan Pena UKMI (28)
- penerbitan (3)
- The Movie (2)
- Zona Dakwah (12)
Pages
Labels
- About US (Ukmi fiS) (3)
- Goresan Pena UKMI (28)
- penerbitan (3)
- The Movie (2)
- Zona Dakwah (12)
Generasi Update
- penerbitan (3)
Label
- About US (Ukmi fiS) (3)
- Goresan Pena UKMI (28)
- penerbitan (3)
- The Movie (2)
- Zona Dakwah (12)
About Me
- UKMI ArRahman FIS
- Fakultas Ilmu Sosial UNIMED, Medan Sumatera Utara, Indonesia
- LDK komisariat Fakultas Ilmu Sosial di bawah naungan UKMI ARRAHMAN UNIMED yang bergerak dibidang syiar dakwah menuju campuz islami. Dengan Kepengurusan berjumlahkan 16 kader siap berjuang menegakkan izzah islam rahmatan lil 'alamin yg syamil dan kamil. Salam Ukhuwah, ALLAHU AKBAR
| © 2010 UKMI AR RAHMAN FIS |Blogger Template by BloggerTheme






